Cari

Public Interest Lawyer

Justice for All

bulan

Oktober 2013

Panduan Participatory Action Research (PAR)

PANDUAN PARTICIPATORY ACTION RESEARCH[1]

A. SEKILAS MENGENAI PARTICIPATORY ACTION RESEARCH

Dalam buku Jalan Lain, Dr. Mansour Fakih mengatakan bahwa Participatory Research atau penelitian partisipatori adalah kombinasi penelitian social, kerja pendidikan, dan aksi politik menggunakan konsep penelitian partisipatif dalam konteks metodologi materialis historis, yang didefenisikan oleh Kasam sebagai penelitian yang disusun melalui interaksi demokratis antara peneliti dan kelas rakyat yang tertindas dan mengambil bentuk unifikasi dialektis teori dan praktek secara resiprokal antara peneliti dan kelas tertindas. [2]         

Pada awalnya dikembangkan oleh seorang psikolog bernama Kurt Lewin di awal hingga pertengahan 1900an. Freire kemudian mengembangkan PAR sebagai kritik atas model pendidikan tradisional dimana guru berdiri di depan dan memberikan informasi  ke murid sebagai penerima pasif. PAR ini juga merupakan kritikan terhadap penelitian yang lazimnya dilakukan oleh universitas maupun pemerintah dimana para ahli datang ke komunitas dan mempelajari subjek penelitian kemudian pergi membawa data untuk ditulis dalam laporan maupun tulisan.

Sebagai suatu metode riset dan aksi, PAR memiliki kelebihan antara lain sebagai berikut:

– Adanya keterlibatan masyarakat atau masyarakat sebagai subjek. Orang tertindas dalam posisinya sebagai pencipta pengetahuan dalam proses transformasi diri mereka sendiri.

– PAR sebenarnya tidak hanya riset yang mengharapkan ada aksi sebagai tindak lanjut dari riset. Tapi kemudian ada riset kembali dari seluruh peserta, dan ada aksi kembali.

– PAR didesign untuk isu yang spesifik yang dihadapi oleh komunitas dan mampu menyelesaikan masalah dalam komunitas tersebut. Problem solving approach.

– PAR menciptakan metode tanpa kekerasan dan demokratis bagi transformasi ekonomi,politik, ideologis, dan kultural. Lanjutkan membaca “Panduan Participatory Action Research (PAR)”

Iklan

Mahasiswa, Advokasi, dan Perubahan

Penggusuran stasiunMAHASISWA, ADVOKASI, DAN PERUBAHAN

Oleh Alghiffari Aqsa[1]

Tridharma Perguruan Tinggi saat ini merupakan hal yang sangat asing di telinga ataupun hanya menjadi jargon semata. Akibatnya perguruan tinggi hanya dianggap sebagai tempat pendidikan dan penelitian, mahasiswa pun terlena dengan kegiatan pendidikan dan penelitian tersebut. Selain pendidikan dan penelitian kita sering melupakan elemen penting lainnya dalam Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Mandat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi tersebut tentunya tidak hanya dijalankan oleh perguruan tinggi (baca: Rektor dan jajarannya), melainkan juga oleh mahasiswa sebagai civitas academica Pendidikan dan Pengajaran. Seberapa nyatakah pengabdian tersebut dilaksanakan? Seberapa berhasilkah mahasiswa yang menggaungkan diri sebagai agent of change? Lanjutkan membaca “Mahasiswa, Advokasi, dan Perubahan”

Peradilan di Thailand

ImageDiskusi: Peradilan di Thailand

 

JAKARTA, LBH JAKARTA — Pada tanggal 9 Oktober 2013, Bidang Penelitan dan Pengembangan LBH Jakarta mengadakan diskusi mengenai Peradilan di Negara Thailand. Pemateri dalam diskusi ini adalah Rooseda yang merupakan paralegal di Muslim Attorney Center, sebuah organisasi bantuan hukum yang berada di Thailand.

Roseeda menyampaikan bahwa di Thailand terdapat 4 jenis peradilan, yaitu: 1. Mahkamah Konstitusi; 2. Court of Justice (Mahkamah Agung);3. Peradilan Tata Usaha Negara; dan 4. Pengadilan Militer.

Lebih lanjut Rooseda  memaparkan bahwa Mahkamah Konstitusi di Thailand bertugas menguji Undang-Undang terhadap konstitusi dan juga menguji sengketa pemilihan umum. Mahkamah Konstitusi memiliki 9 hakim, dan berada di Bangkok. Sebelum melanjutkan presentasinya Rooseda menjelaskan bahwa sistem hukum di Thailand adalah campuran Civil Law dan juga Common Law. Thailand menganut sistem yurisprudensi atau preseden, hakim harus mengikuti putusan hakim sebelumnya.

Lanjutkan membaca “Peradilan di Thailand”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑